Pandawa Agri dan Danone Indonesia Perluas Skala RiceVitalize® untuk Dorong Ketahanan Gizi, Pertanian Cerdas Iklim, dan Kesejahteraan Petani

Pandawa Agri Indonesia | Laporan Dampak 2025

Pandawa Agri dan Danone Indonesia Perluas Skala RiceVitalize® untuk Dorong Ketahanan Gizi, Pertanian Cerdas Iklim, dan Kesejahteraan Petani

Pandawa Agri Indonesia (PAI) dan Danone Indonesia hari ini merilis Laporan Dampak RiceVitalize® Fase II, sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan gizi sekaligus mendorong praktik pertanian regeneratif di Indonesia.

Melanjutkan keberhasilan dari fase pilot, RiceVitalize® kini berkembang dari 10 hektar menjadi 60 hektar. Perkembangan ini menunjukkan bahwa pendekatan pertanian berbasis sains dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, memperkuat kesejahteraan petani, dan mengurangi jejak lingkungan dari budidaya padi.

  1. Dalam laporan ini, kamu akan menemukan:
    1. Eskalasi budidaya beras biofortifikasi cerdas iklim hingga 60 hektar lahan sawah
    2. Tantangan dan komitmen kami dalam mempromosikan pertanian rendah karbon. 
    3. Dampak lingkungan, ekonomi, dan sosial dari ekosistem RiceVitalize® 
    4. Pendekatan kami terhadap UN Sustainable Development Goals (SDGs)

Unduh Laporan Dampak RiceVitalize® Fase II

Dikembangkan melalui kolaborasi lintas stakeholders yang melibatkan PAI, Danone Indonesia, IPB University, BULOG, dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, RiceVitalize®  menggabungkan budidaya padi biofortifikasi, praktik pertanian regeneratif, irigasi cerdas iklim, serta akses pasar yang terstruktur dalam satu pendekatan yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Berangkat dari pilot, RiceVitalize® kini telah berkembang menjadi ekosistem yang dapat diperluas. Program ini menunjukkan bagaimana pertanian dapat berperan dalam menjawab isu gizi, iklim, dan pembangunan wilayah pedesaan secara bersamaan,” ujar Kukuh Roxa, Co-founder dan CEO PAI. “Dengan menggabungkan budidaya padi biofortifikasi, implementasi Teknologi PPAI®, pendampingan petani secara berkelanjutan, dan irigasi cerdas iklim, kami mendukung petani untuk menjadi lebih produktif sekaligus menghasilkan pangan yang lebih sehat dengan dampak lingkungan yang lebih rendah.”

Melalui penerapan Teknologi PPAI® dan irigasi Alternate Wetting and Drying (AWD), RiceVitalize® mendorong transisi menuju budidaya padi yang regeneratif dan rendah karbon. Petani mendapatkan manfaat dari berkurangnya ketergantungan terhadap agrokimia sintetis, meningkatnya kesehatan tanah, penggunaan sumber daya yang lebih efisien, serta pendampingan teknis yang berkelanjutan sepanjang musim tanam.

Hasil riset ilmiah yang dilakukan bersama IPB University juga menunjukkan bahwa penerapan AWD mampu menghemat penggunaan air sebesar 43,5% sekaligus menurunkan emisi metana hingga 33,44%. Temuan ini semakin menegaskan kontribusi nyata terhadap lingkungan dari produksi padi yang menerapkan pendekatan cerdas iklim.

Perluasan ekosistem RiceVitalize® juga telah menghasilkan capaian sosial, ekonomi, dan lingkungan yang signifikan dan memberikan dampak langsung bagi petani serta masyarakat. Saat ini, RiceVitalize® mendampingi 360 petani di 60 hektar lahan pertanian, menghasilkan 60 ton beras biofortifikasi, menghemat lebih dari 322 juta liter air, serta mencegah pelepasan emisi gas rumah kaca hingga 210 tCO₂e.

Petani yang menerapkan PPAI Technology® mencatat rata-rata pendapatan per hektar 9,07% lebih tinggi dari petani Non-PPAI, meski dihadapkan pada serangan hama selama musim tanam. Capaian ini menunjukkan efektivitas praktik pertanian regeneratif sekaligus pentingnya pendampingan lapangan yang intensif.

Seiring dengan perluasan ekosistemnya, RiceVitalize® membuka peluang kerja yang lebih luas di pedesaan dengan menciptakan hampir 2.000 lapangan pekerjaan, baik dalam kegiatan budidaya maupun aktivitas di luar lahan, sekaligus memperkuat ketahanan sistem pangan dalam jangka panjang.

Salah satu capaian penting dalam Fase II ini adalah terintegrasinya RiceVitalize® ke dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beras biofortifikasi yang dihasilkan oleh petani kini disalurkan melalui program tersebut, sehingga dapat menyediakan pangan pokok yang lebih sehat bagi lebih dari 6.400 siswa sekolah di Banyuwangi. Langkah ini juga memperlihatkan hubungan langsung antara pertanian berkelanjutan dan upaya peningkatan gizi masyarakat.

RiceVitalize® juga turut mendukung perjalanan dampak atau Impact Journey Danone Indonesia, khususnya dalam komitmen untuk meningkatkan kesehatan melalui pangan, menjaga dan meregenerasi alam, serta memberdayakan masyarakat. Dengan mengintegrasikan budidaya padi biofortifikasi, praktik pertanian regeneratif, dan inovasi berbasis sains, inisiatif ini menunjukkan bagaimana sistem pangan berkelanjutan dapat berkontribusi pada peningkatan gizi, memperkuat kesejahteraan petani, serta mengurangi dampak lingkungan.

Perluasan RiceVitalize® ke Fase II menunjukkan kuatnya peran kolaborasi lintas sektor dalam menjawab sejumlah tantangan penting di Indonesia, mulai dari kekurangan zat gizi mikro, ketahanan pangan, hingga ketahanan pertanian dalam menghadapi perubahan iklim. Melalui kerja sama yang melibatkan sektor swasta, pemerintah, lembaga riset, dan komunitas petani lokal, inisiatif ini menghadirkan model yang dapat diperluas untuk menghasilkan capaian sosial, lingkungan, dan ekonomi yang terukur.

Capaian RiceVitalize® juga telah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Inisiatif Fase I  . Penghargaan ini mengakui kontribusi RiceVitalize® dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat ketangguhan petani, serta mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Pengakuan ini semakin memperkuat posisi RiceVitalize® sebagai model yang dapat diperluas untuk mendorong ketahanan gizi, ketahanan iklim, dan pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia.

Dengan semakin kuatnya bukti ilmiah, kolaborasi kelembagaan, dan adopsi di tingkat petani, RiceVitalize® menunjukkan bahwa peningkatan gizi, pertanian regeneratif, dan upaya menghadapi perubahan iklim dapat berjalan bersama dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Seiring dengan perkembangannya, inisiatif ini dapat menjadi model pembelajaran dan rujukan praktis untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, memberdayakan petani, serta memperkuat sistem pangan Indonesia di masa depan.

Tentang Pandawa Agri Indonesia

Pandawa Agri Indonesia merupakan perusahaan berbasis life-science pertama dari Indonesia dan saat ini satu-satunya yang memiliki inovasi dalam pengembangan produk pengurang pestisida (reduktan pestisida). Berawal dari inovasi tersebut, Pandawa Agri Indonesia berkomitmen membantu para pelaku usaha pertanian untuk mewujudkan praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, aman bagi pengguna, dan juga hemat biaya.

Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pandawaid.com.

Informasi dan kontak media:

Junia Anindya

Corporate Sustainability and Communications
Pandawa Agri Indonesia

We use cookies to improve your experience on our website

We use cookies to give you the best experience when you visit pandawaid.com. By using our website you agree to our Terms and Conditions and Privacy Policy