Pameran Expo Pesona Kebangsaan Jadi Momentum Brand Mbay Natural Rice Naik Kelas

Pameran Expo Pesona Kebangsaan Jadi Momentum Brand Mbay Natural Rice Naik Kelas

Endenagekeokab.go.id – Mbay Natural Rice berpartisipasi dalam Expo Pesona Kebangsaan 2022 di Kantor Bupati Ende 29 Mei hingga 30 Mei 2022.

Acara yang digelar dalam rangkaian Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni ini dimeriahkan oleh pelaku Ekonomi Kreatif dan Pariwisata se-Regional Flores.

Mbay Natural Rice merupakan produk lokal beras Mbay dalam kemasan dengan kualitas premium hasil kerja sama antara petani Mbay dengan PT Pandawa Agri Indonesia.

Bersama Dinas Koperindag dan Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo, turut ditampilkan produk hasil karya masyarakat Nagekeo yang beraneka ragam.

Baca Artikel lainnya :

Comersial Officer PT Pandawa Agri Indonesia Isdahlia saat ditemui di stand pameran Kabupaten Nagekeo pada Senin 30 Mei malam menjelaskan bahwa Mbay Natural Rice laris manis di pameran tesebut.

Menurut Isdah, sebagai mitra Pemkab Nagekeo yang sudah menjalin kerjasama dengan petani Mbay, pihaknya mengaku bangga, brand Mbay Natural Rice bisa ikut berpartisipasi dalam pameran itu.

“Event ini menjadi momentum bangkitnya ekonomi kreatif dan pariwisata Kabupaten Nagekeo” ungkap Is.

Is mengatakan, lebih khusus brand Mbay Natural Rice, pameran ini menjadi ajang dan momentum branding potensi lokal Nagekeo bisa naik kelas dan meluaskan pangsa pasar.

“Terkhusus untuk beras Mbay, kesempatan ini menjadi peluang emas dalam upaya branding potensi pertanian lokal untuk naik kelas, pasar yang meluas, hingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat” ungkanya.

Fazlur Rahman Partnership Officer PT. Pandawa Agri Indonesia juga mengatakan sebagai mitra Pemerintah, pihaknya terus menjalin hubungan dengan beberapa stakeholder diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Pangan dan Dinas Koperindag dan UMKM.

Sejauh ini PAI sudah menjalin …..


INDONESIA

Tentang Pandawa Agri Indonesia

Pandawa Agri Indonesia merupakan perusahaan berbasis lifescience pertama dari Indonesia dan saat ini satu-satunya yang memiliki inovasi dalam pengembangan produk pengurang pestisida (reduktan pestisida). Berawal dari inovasi tersebut, Pandawa Agri Indonesia berkomitmen membantu para pelaku usaha pertanian untuk mewujudkan praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, aman bagi pengguna, dan juga efisiensi biaya.

Untuk informasi lebih lanjut kunjungi: Pandawa Agri Indonesia

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email

Artikel Terkait

Debunking The Maximum Residues Limits (A case study on coffee)
Blog

Menyanggah Batas Maksimum Residu (Studi kasus pada kopi)

Sebagai salah satu produsen kopi terbesar, Indonesia terkenal sebagai negara pengekspor kopi berkualitas tinggi di seluruh dunia. Meskipun begitu, bukan berarti tidak ada kendala dalam merawat tanaman kopi. Perubahan iklim global, regulasi mengenai keamanan pangan, dan penggunaan pestisida untuk mengontrol hama dan penyakit tumbuhan menjadi tantangan yang harus dipersiapkan oleh petani kopi.

Read More »
Blog

Pestisida – Akankah Sejarah Terulang?

Sebelum kita menemukan jawaban apakah ini sejarah yang akan berulang ataukah Déjà vu, perkenalkan seorang ilmuan dari Swiss yang bernama Paul Muller. Saat itu, pada tahun 1939 beliau menemukan Dichlorodiphenyltrichloroethane atau yang kita kenal DDT. DDT merupakan insektisida yang paling efektif mengendalikan berbagai macam hama seperti

Read More »
Impact Report 2021
News

Pandawa Agri Indonesia Bangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan – Laporan Dampak

Pandawa Agri Indonesia (PAI), perusahaan agrikultur yang menciptakan inovasi reduktan pestisida, mengembangkan ekosistem pertanian end-to-end yang berkelanjutan di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Inisiatif Pengembangan Ekosistem Beras Natural Mbay ini merupakan satu diantara beberapa inisiasi lainnya yang dikembangkan oleh PAI bagi petani swadaya (smallholders) di Indonesia.

Dalam Laporan Dampak (Impact Report) yang dirilis pada Rabu (10/08/2022), tercatat sejumlah dampak positif yang dihasilkan dari inisiatif tersebut, termasuk

Read More »

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *